Review Film Tarung Sarung

Sinopsis dan Review Film Tarung Sarung

Fasterthemovie.comReview Film Tarung Sarung. Tarung Sarung merupakan film petualangan Indonesia yang rilis pada tahun 2020. Kemudian, garapan dari sutradara Archie Hekagery ini mengangkat budaya kearifan lokal suku Makassar “Sigajang Laleng Lipa”. Selain menyajikan unsur budaya di dalamnya, juga mengajarkan tentang kehidupan yang sebenarnya. Film ini di bintangi oleh Panji Zoni, Yayan Ruhian, Maizura, Cemal Faruk, Surya Saputra, Imelda Therinne, dan Alvin Adam. Lalu, bagaimana sinopsis dan Review film tarung sarung? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.

Review Film Tarung Sarung
Gambar by showpoiler.com

Sinopsis

Film ini menceritakan tentang anak seorang pengusaha kaya raya yang di kenal sebagai penguasa Jakarta, bernama Deni Ruso. Kemudian, ia adalah anak laki-laki yang mempunyai kaki tangan yang banyak.

Apabila ada orang yang mencari masalah dengannya, maka bisa berakhir dengan kekerasan. Bahkan, ia bisa menyelesaikan berbagai keributan yang di sebabkan oleh dirinya menggunakan uang dan tidak percaya kepada Tuhan.

Pada suatu hari, Deni terlibat dalam perkelahian dengan seorang pria yang di ketahui menggoda pacarnya, bernama Gwen di sebuah klub malam. Masalah tersebut langsung di ketahui oleh ibunya, Dina Ruso.

Review Film Tarung Sarung
Gambar by Kincir.com

Kemudian, Dina memutuskan untuk mengirimkan anaknya ke kampung halamannya di Makassar. Ini karena tidak bisa mengatasi kenakalan anaknya. Selain itu, ia juga memberikan kepercayaan kepada Deni untuk mengurus pembangunan taman hiburan di daerah tersebut.

Dina berkeinginan untuk membuat anaknya belajar menjadi orang yang lebih dewasa dengan menerapkan berbagai peraturan tertentu. Kemudian, ia melarang Deni menggunakan fasilitas dan tidak boleh di temani para pengawal pribadinya dalam perjalanan ke Makassar.

Hal ini membuat Deni menyanggupi syarat tersebut dan berkeinginan untuk membuktikan kepada ibunya bahwa ia bukan anak yang manja. Lalu, bagaimana cerita selanjutnya?

Review

Film ini menyajikan salah satu tradisi dan budaya Indonesia di dalamnya. Hal tersebut tentunya bisa di jadikan pilihan tontonan yang bagus dalam mempelajari budaya atau adat dari Bugis bernama Sigajang Laleng Lipa.

Kemudian, ada dialog yang menjelaskan bahwa orang Bugis sangat menjunjung tinggi rasa malu. Apabila di permalukan, maka dua orang yang terlibat akan berkelahi dalam satu sarung sampai salah satunya mengalami kekalahan. Walaupun begitu, Tarung Sarung tidak boleh di gunakan untuk tujuan balas dendam.

Adegan Deni yang tidak terima dengan tubuhnya yang babak belur setelah melawan Sanrego akhirnya meminta Tutu dan Gogos untuk mencarikan preman. Ini bertujuan agar bisa balas dendam dengan Sanrego. Namun, permintaannya di tolak karena tradisi Makassar tidak memperbolehkan melakukan keroyokan.

Review Film Tarung Sarung
Gambar by Kincir.com

Dalam film tersebut, Tarung Sarung mengajarkan seseorang untuk bersifat ksatria. Artinya, posisi dua orang yang terlibat dalam perkelahian harus berhadapan langsung satu lawan satu dan tidak boleh melakukan keroyokan, bahkan saling lempar batu.

Selama kurang lebih 115 menit, para penonton akan mendapatkan pengalaman menonton film Indonesia yang berbeda. Apalagi tema yang di angkat adalah salah satu budaya atau tradisi di Indonesia.

Selain itu, juga memberikan pesan moral kepada penonton, mulai dari mengingatkan tentang uang yang tidak bisa membeli semuanya. Bahkan, memberikan pelajaran kepada seseorang untuk berusaha dan bekerja keras dalam mencapai keinginan.  

Demikian penjelasan menarik tentang sinopsis dan review film tarung sarung yang di sampaikan dalam artikel di atas. Semoga setelah membaca pembahasan artikel ini, Anda dapat memahami dengan baik, menjadikan tambahan referensi, menambah pengetahuan, wawasan dan bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.