Film Hafalan Shalat Delisa

Review dan Sinopsis Film Hafalan Shalat Delisa

Fasterthemovie.comFilm Hafalan Shalat Delisa. Hafalan Shalat Delisa merupakan film yang di adaptasi dari novel karya Tere Liye. Film ini di bintangi oleh Chantiq Schagerl, Reza Rahadian, Mike Lewis, dan Nirina Zubir. Tayang perdana pada tahun 2011, film garapan dari sutradara Sony Gaokasak langsung mendapatkan banyak perhatian masyarakat. Ini karena latar kejadian yang di angkat terinspirasi dari kisah nyata tragedi tsunami Aceh di tahun 2004. Untuk menambah sisi orisinal dan sentimental, Aceh di jadikan sebagai lokasi syuting, tepatnya di Lhok Nga, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh. Lalu, bagaimana review dan sinopsis dari film tersebut? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.

Film Hafalan Shalat Delisa
Gambar by beritasatu.com

Review

Film ini mampu memberikan sisi sentimental yang kuat, selain di dasarkan pada kejadian nyata. Penyajian alur cerita dengan mengeksplorasi setiap karakter di awal, membuat penonton merasa dekat dengan sosok Delisa yang periang. Sang sutradara mampu menempatkan adegan memilukan dari tragedi bencana dengan membingkai kisah Delisa. Sedari awal, visual lokasi yang di tampilkan memang seolah menyimpan masalah besar. Deburan ombak, angin kencang, dan hiruk pikuk warga yang berlalu-lalang. Penonton sudah memberikan rasa empati sedari filmnya di mulai, banyak yang tahu bahwa film ini akan membuat tangis. Namun, tetap saja, melihat bagaimana tsunami menyapu seluruh daerah dan banyaknya korban berjatuhan, hati mana yang tidak sakit?.

Film Hafalan Shalat Delisa
Gambar by indonesianfilmcenter.com

Chantiq Schagerl berhasil menampilkan karakter Delisa dengan baik. Bukan cuma sikapnya yang periang, ekspresi wajahnya sudah menggambarkan semuanya. Pengembangan karakter Delisa pun di bangun secara perlahan. Proses penerimaan yang di laluinya pun cukup berliku. Karakter Delisa tidak di buat langsung tangguh dengan menerima keadaan, namun ada berbagai dukungan yang menemaninya yang membuatnya bisa bangkit kembali. Sayangnya, visual bencana yang di sajikan cukup kasar. Namun, bisa di maklumkan. Saat itu, kondisi perfilman Indonesia masih belum semaju sekarang. Jadi, terdapat beberapa detail yang terlihat tidak nyata dan penggabungan antara adegan satu dan lainnya yang berbeda.

Sang sutradara juga terpaku dengan berbagai momen pilu yang sedikit menanggalkan detail cerita yang terlihat kosong. Walau begitu, film ini menjadi salah satu tontonan yang sukses menghantarkan perasaan memilukan, namun memberikan banyak pelajaran. Keikhlasan menjadi tajuk utama yang di bawakan Delisa. Melalui kejadian yang menimpanya, tidak ada hal lain selain ikhlas dan mulai menjalani kehidupannya dengan kondisi baru. Hafalan Shalat Delisa menandai momen penuh tragedi dari tsunami Aceh. Tidak ada yang bisa melawan takdir yang di tetapkan, sebagai manusia kita hanya bisa sabar dan ikhlas dalam menjalaninya.

Sinopsis

Film ini mengikuti kisah seorang anak perempuan bernama Delisa (Chantiq Schagerl) yang tinggal bersama ibunya (Nirina Zubir) dan ketiga kakaknya. Ayahnya yang dipanggil Abi Usman (Reza Rahadian) kerja di kapal tanker milik perusahaan minyak internasional. Tepatnya pada 26 Desember 2004, Delisa pergi di temani ibunya untuk hafalan shalat. Sang ibu berjanji jika hafalannya lancar maka akan ada hadiah yang di berikan. Hal itu menambah semangat dalam diri Delisa. Tiba gilirannya, dia melaksanakan praktik shalat dengan fokus.

Film Hafalan Shalat Delisa
Gambar by amiratthemovies.com

Saat itu gempa bumi terjadi, banyak orang berlarian menyelamatkan diri. Namun, Delisa tidak terpengaruh. Ibunya sudah berteriak memanggil namanya, tapi Delisa tetap fokus. Bencana pun datang dengan begitu ganas. Menenggelamkan semua yang di lewatinya. Delisa berhasil di selamatkan seorang tentara Amerika, namun ibu serta tiga kakaknya sudah tiada. Dia juga harus merelakan salah satu kakinya yang di amputasi. Mampukah Delisa melanjutkan hidup tanpa keluarganya?

Demikian penjelasan menarik tentang review dan sinopsis film Horor Pocong Keliling yang di sampaikan dalam artikel di atas. Semoga setelah membaca pembahasan artikel ini, Anda dapat memahami dengan baik, menjadikan tambahan referensi, menambah pengetahuan, wawasan dan bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.