Site icon Faster The Movie

4 Rekomendasi Film Indonesia Dengan Tema Imlek Terbaik

Film Indonesia Imlek

Film Indonesia Imlek

Fasterthemovie.comFilm Indonesia Imlek. Imlek atau di sebut dengan Tahun Baru China merupakan perayaan tahun baru yang di rayakan oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Biasanya, ada pertunjukan barongsai yang di lakukan di sepanjang jalan perkotaan dalam memeriahkan perayaan Imlek tersebut. Selain itu, banyak sekali film dengan tema Imlek yang dapat di jadikan pilihan menonton di rumah. Lalu, apa saja rekomendasi film Indonesia yang mengangkat tema Imlek? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.

Gambar by yoursay.suara.com

Rekomendasi Film Indonesia – Tema Imlek

Berikut ini adalah rekomendasi film Indonesia yang mengangkat tema Imlek, antara lain:

1. Cek Toko Sebelah

Cek Toko Sebelah merupakan film dengan genre drama komedi yang rilis pada tahun 2016. Garapan dari sutradara Ernest Prakasa ini menceritakan tentang seorang pemilik toko kelontong dengan keturunan Cina, bernama Koh Afuk. Kemudian, ia memiliki dua anak dengan kehidupannya yang berbeda. Yohan sebagai anak pertama yang bekerja menjadi fotografer serabutan dan punya masa lalu kelam. Sementara, adhiknya yang bernama Erwin melanjutkan kuliahnya di luar negeri dan bekerja dengan mapan. Lalu, Koh Afuk terserang penyakit dan meminta Erwin mengurus toko kelontongnya. Padahal Erwin dalam posisi mendapatkan tawaran pekerjaan yang berkantor di Singapura.

Gambar by Suara.com

2. The Last Barongsai

The Last Barongsai merupakan film yang rilis pada tahun 2017. Garapan dari sutradara Ario Rubbik ini di adaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Rano Karno. Kemudian, film ini menceritakan tentang seorang anak keturunan Cina yang mendapatkan beasiswa kuliah di Singapura, ia bernama Aguan. Namun, ia belum bisa berangkat kesana karena terkendala masalah biaya. Setelah itu, ia berencana mengajak ayahnya yang menjadi pemilik sanggar untuk mengikuti sebuah kejuaraan barongsai. Apabila berhasil menang, maka bisa mendapatkan hadiah yang dapat di gunakan untuk biaya hidup di Singapura. Namun, ayahnya tidak menyetujui rencana yang di berikan oleh Aguan. Film ini berhasil mengangkat pesan mengenai edukasi dan budaya yang di buat menjadi tuntunan. Selain itu, keseluruhan karakter mendapatkan masalah dan mencari jalan keluarnya sendiri.

Gambar by yoursay.suara.com

3. Ngenest

Ngenest merupakan film dengan genre komedi yang rilis pada tahun 2015. Kemudian, film tersebut di adaptasi dari trilogi novel yang berjudul sama karya Ernest Prakasa. Film ini menceritakan tentang seorang anak keturunan Cina yang bernama Ernest Prakasa. Sejak kecil, ia terlahir menjadi minoritas yang selalu di bully oleh teman-temannya. Hal ini membuat dirinya berfikir untuk menikah dengan perempuan pribumi agar anaknya tidak mengalami nasib yang sama. Film tersebut berhasil mengemas isu yang sering terjadi di masyarakat menjadi tontonan menghibur. Bahkan, penyampaian pesan kepada orang-orang yang membully atau mengejek di lakukan dengan cara halus dan tidak menyinggung perasaan.

Gambar by id.theasianparent.com

4. Susi Susanti – Love All

Susi Susanti : Love All merupakan film dengan genre drama olahraga biografi yang rilis pada tahun 2019. Garapan dari sutradara Siam F ini menceritakan tentang perjalanan hidup seorang atlet bulu tangkis putri Indonesia yang mendapatkan mendali emas di Olimpiade Musim Panas 1992 Barcelona. Kemudian, film ini menggambarkan kerja keras Susi Susanti yang bertekad mendapatkan nomor satu dan membanggakan ayahnya. Namun, ada catatan kelam mengenai status kewarganegaraan etnis China pada masa Orde Baru. Bahkan, Susi mengatakan bahwa sebelum bertanding di Olimpiade Atlanta belum memiliki status WNI yang jelas.

Gambar by id.theasianparent.com

Demikian penjelasan menarik tentang 4 rekomendasi film Indonesia dengan tema Imlek terbaik dalam artikel di atas. Semoga setelah membaca pembahasan artikel ini, Anda dapat memahami dengan baik, menjadikan tambahan referensi, menambah pengetahuan, wawasan dan bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Exit mobile version